Jumat, 29 Agustus 2008
45 fakta asi
"Payudara memble, itu karena hamil dan perubahan hormon bukan karena menyusui. Kalau nggak mau memble, ya jangan hamil," ujar Sophie dalam Obrolan Santai "Kembali ke ASI, Sebuah Pilihan Bijak", di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8) sore.
Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut
*M : Menyusui menyebabkan payudara kendur. F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.
*M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu. F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.
*M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui. F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.
*M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi. F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.
*M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi. F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh. F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh. F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
*M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja. F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.
*M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi. F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.
*M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi. F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.
*M : Pisang dapat membersihkan usus bayi. F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.
*M : Susu formula sama baiknya dengan ASI. F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.
*M : Susu formula membuat bayi lebih sehat. F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.
*M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI. F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.
*M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi. F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.
*M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
*M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
*M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu. F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.
*M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar. F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.
*M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang. F : Bayi menangis belum tentu lapar.
*M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI. F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.
*M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran. F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.
*M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI. F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.
*M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya. F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.
*M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring. F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.
*M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui. F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.
*M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan. F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
*M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga. F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
*M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi. F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.
*M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri. F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.
*M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan. F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.
*M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya. F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.
*M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.
*M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis. F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.
*M : Bayi menangis, pasti karena lapar. F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.
*M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain. F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.
*M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih. F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.
*M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong. F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.
*M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri. F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.
*M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
*M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.
*M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir. F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.
*M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir. F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.
*M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar. F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.
*M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI. F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.(ING)
sumber: www.kompas.com
hukum merokok
Rokok, dulu makruh, kini haram. Sepintas, ini mungkin terasa aneh. Wong hukum kok berubah-ubah, yang dari dulu diketahui makruh sekarang dikatakan haram.
Hal ini disebabkan kita masih sering mencampuradukkan antara pengertian syariah dan fiqih. Syariah adalah hukum yang diwahyukan oleh Allah Ta'ala, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran dan Sunnah. Apa yang telah ditetapkan 14 abad yang lalu berupa hukum Syariah itu, tetap berlaku hingga kini bahkan sampai akhir jaman nanti, tidak berubah.
Lain halnya dengan Fiqih. Fiqih adalah hukum Islam yang dideduksi dari syariah untuk menjawab situasi-situasi spesifik yang tidak secara langsung ditetapkan oleh hukum syariah. Penetapan hukum berdasarkan deduksi ini dapat saja berubah tergantung pada situasi dan kondisi dimana hukum itu diterapkan. Kedua istilah yang sebenarnya tidak sama ini, hingga kini masih sering dipukul rata saja dengan sebutan, Hukum Islam.
Lima Ratus Silam
Budaya (me) rokok termasuk gejala yang relatif baru di dunia Islam. Tak lama setelah Chirstopher Columbus dan penjelajah-penjelajah Spanyol lainnya mendapati kebiasaan bangsa Aztec ini pada 1500, rokok kemudian tersebar dengan cepatnya ke semenanjung Siberia dan daerah Mediterania. Dunia Islam, pada saat itu berada di bawah kekhilafahan Utsmaniyah yang berpusat di Turki. Setelah diketahui adanya sebagian orang Islam yang mulai terpengaruh dan mengikuti kebiasaan merokok, maka dipandang perlu oleh penguasa Islam saat itu untuk menetapkan hukum tentang merokok.
Pendekatan yang digunakan untuk menetapkan hukum merokok, adalah dengan melihat akibat yang nampak ditimbulkan oleh kebiasaan ini. Diketahui bahwa merokok menyebabkan bau nafas yang kurang sedap. Fakta ini kemudian dianalogkan dengan gejala serupa yang dijumpai pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu larangan mendatangi masjid bagi orang-orang yang habis makan bawang putih/bawang merah mentah, karena bau tak sedap yang ditimbulkannya. Hadist mengenai hal ini diriwayatkan antara lain oleh Ibnu Umar, ra, dimana Nabi bersabda, "Siapa yang makan dari tanaman ini (bawang putih) maka jangan mendekat masjid kami" (HR Bukhari-Muslim).
Sebagaimana kita ketahu, di penghujung sholat setiap orang memberikan salam, yang bisa bertemu muka satu dengan yang lainnya. Dapat dibayangkan, betapa tidak nyamannya bila ucapan salam ke kanan-kiri itu menebarkan "wangi" bawang mentah! Berdasarkan analogi tersebut, para ulama Islam saat itu berpendapat bahwa merokok hukumnya makruh (tercela).
Kini, Haram
Demikianlah hukum merokok yang sampai saat ini kita pahami, makruh. Lima ratus tahun berselang, fakta-fakta medis menunjukkan bahwa rokok tidak sekedar menyebabkan bau nafas tak sedap, tetapi juga berakibat negatif secara lebih luas pada kesehatan manusia.
Sebenarnya pengaruh buruk dari merokok terhadap kesehatan telah diperkirakan sejak awal abad XVII (Encyclopedia Americana, Smoking and Health, p.70 1989). Namun demikian, rupanya perlu waktu hingga 350 tahun untuk mengumpulkan bukti-bukti ilmiah yang cukup untuk meyakinkan dugaan-dugaan itu.
Kenaikan jumlah kematian akibat kanker paru-paru yang diamati pada awal abad XX telah menggelitik dimulainya penelitian-penelitian ilmiah tentang hubungan antara merkokok dan kesehatan. Sejalan dengan peningkatan pesat penggunaan tembakau, penelitian pun lebih dikembangkan, khususnya pada tahun-tahun 1950-an dan 1960-an.
Laporan penting tentang akibat merokok terhadap kesehatan dikeluarkan oleh The Surgeon General's Advisory Committee on Smoking and Health di Amerika Serikat pada tahun 1964. Dua tahun sebelumnya The Royal College of Physician of London di Inggris telah pula mengeluarkan suatu laporan penelitian penting yang mengungkapkan bahwa merokok menyebabkan penyakit kanker paru-paru, bronkitis, serta berbagai penyakit lainnya.
Hingga tahun 1985 sudah lebih dari 30.000 paper tentang rokok dan kesehatan dipublikasikan. Sekarang ini tanpa ada keraguan sedikitpun disimpulkan bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru baik pada laki-laki maupun wanita. Diketahui juga bahwa kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada manusia. Merokok juga dihubungkan dengan kanker mulut, tenggoroka, pankreas, ginjal, dan lain-lain.
Bukti-bukti ilmiah tentang pengaruh negatif rokok terhadap kesehatan yang telah diringkaskan di atas mengharuskan kita untuk meninjau kembali status hukum makruh merokok yang selama ini kita ketahui. Beberapa fakta berikut ini sangatlah relevan untuk dijadikan bahan perenungan dan pertimbangan, sebelum sebatang rokok lagi mulai anda "nikmati" :
1. Rokok menyebabkan kanker dan kanker menyebabkan kematian, maka merokok menyebabkan kematian. Hukum tentang perbuatan semacam ini secara terang dijelaskan dalam syariat Islam, antara lain ayat Al-Quran yang terjemahannya adalah: "...dan janganlah kamu membunuh jiwa..." (QS 6:151)
2. Tubuh kita pada dasarnya adalah amanah dari Allah yang harus dijaga. Mengkonsumsi barang-barang yang bersifat mengganggu fungsi raga dan akal (intoxicant) hukumnya haram, misalnya alkohol, ganja dan sebangsanya. Perhatikan firman Allah SWT: "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr, judi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib adalah kekejian, termasuk perbuatan setan.Jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu sukses" (QS 5:90). Kemudian dijelaskan lebih lanjut dalam sebuah hadist yang dikumpulkan oleh Muslim dan Abu Dawud, dimana Nabi Saw berkata, "Setiap yang mengganggu fungsi akal (intoxicant) adalah khamr dan setiap khamr adalah haram".
3. Merokok hampir selalu menyebabkan gangguan pada orang lain. Asap rokok yang langsung diisapnya berakibat negatif tidak saja pada dirinya sendiri, tapi juga orang lain di sekitarnya. Asap rokok yang berasal dari ujung puntung maupun yang dikeluarkan kembali dari mulut dan hidung si perokok, menjadi "jatah" orang-orang disekelilingnya. Ini yang disebut passive smoking atau sidestream smoking yang berakibat sama saja denan mainstream smoking. Berbuat sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya (mudharat) bagi diri sendiri apalagi orang lain, adalah hal yang terlarang menurut syariat. Sebagaimana sabda Nabi SAW, "Laa dharar wa laa dhiraar".
4. Harta yang kita miliki tidaklah pantas untuk dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaa, misalnya dengan membakarnya menjadi abu dan asap rokok. Tegakah kita melihat selembar uang berwajah kartini dibakar setiap minggunya? Perhatikan ayat-ayat Alquran sebagai berikut: "...dan janganlah menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sungguh para pemboros adalah saudara-saudara setan, dan setan itu sangat ingkar pada Tuhannya" (QS 17: 26-27). Sungguh ayat ini adalah suatu deskripsi yan sangat serius
Kesimpulan
Uraian singkat di atas cukuplah kiranya membuktikan bahwa kebiasaan merokok merupakan suatu perbuatan yang terlarang menurut ajaran Islam. Merokok tidak saja memberikan mudharat bagi pelakunya, tetapi juga bagi orang-orang lain di sekitarnya. Merokok tidak dapat memberikan manfaat apapun bagi pelakunya, sehingga membelanjakan harta untuk rokok termasuk dalam kategori pemborosan (tabdzir) yang sangat dicela oleh Islam.
Perlu ditegaskan di sini bahwa Islam pada dasarnya adalah suatu sistem yang membangun, bukan yang menghancurkan. Islam tidak datang untuk menghancurkan kebudayaan, moral maupun kebiasan-kebiasaan umat manusia, tetapi ia datang untuk memperbaiki kondisi umat manusia. Dengan demikian segala sesuatunya dilihat dari persepektif kesejahteraan umat manusia, apa yang merugikan dihilangkan dan apa yang bermanfaat dikonfirmasikan. Dalam Al-Quran ditegaskan bahwa Islam adalah suatu sistem yang:
"..menyuruh mengerjakan ma'ruf dan melarang perbuatan mungkar, dan menghalalkan segala cara yang baik dan mengharamkan segala yang buruk..." (QS. 7:157).
Mudah-mudahan kita sekalian diberi kekuatan untuk selalu melakukan apa yang diperintahkan Allah SWT dan RasulNya, dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah dan RasulNya.
Wallahu a'lam
Penulis adalah auditor LPPOM MUI, Direktur APN dan Staf Dosen Jurusan Teknologi Industri-FATETA, IPB.
Sumber: Jurnal Halal No. 5 / I / Mei - Juni 1995
parfum beralkohol, halalkah?
Islam menganjurkan umatnya untuk menggunakan parfum sebagai bagian dari ibadah, yaitu untuk tujuan ke masjid atau keperluan menambah keharmonisan suami istri. Bahan yang sering dipermasalahkan oleh umat Islam dalam menggunakan parfum ini adalah adanya alkohol pada produk tersebut. Ada sebagian kalangan yang mengkaitkan alkohol ini dengan minuman keras (khamer), sehingga menganggapnya najis untuk dipakai. Maka berkembanglah wewangian non alkohol yang dijual di masyarakat sebagai parfum halal.
Alkohol dalam parfum berfungsi sebagai pelarut bahan-bahan esensial yang menghasilkan aroma tertentu. Banyak sekali bahan aroma parfum tersebut yang tidak larut di dalam air, tetapi hanya larut di dalam alkohol. Oleh karena itu alkohol menjadi salah satu alternatif terbaik dalam melarutkan bahan tersebut.
Sebenarnya alkohol tidaklah sama dengan khamer. Khamer atau minuman keras adalah suatu istilah untuk jenis minuman yang memabukkan. Di dalam khamer itu memang mengandung alkohol sebagai salah satu komponen yang menyebabkan mabuk. Sedangkan alkohol atau etanol merupakan salah satu senyawa kimia yang bisa berasal dari berbagai bahan. Bisa dari fermentasi khamer, fermentasi non khamer, bahkan juga terdapat secara alamiah di dalam buah-buahan matang. Oleh karena itu penggunaan alkohol teknis untuk keperluan non pangan, seperti bahan sanitasi (dalam dunia laboratorium dan kedokteran) masih diperbolehkan.
Sedangkan alkohol sebagai pelarut dalam dunia pangan, selama tidak terdeteksi di dalam produk akhir bahan makanan tersebut maka Komisi Fatwa MUI masih membolehkannya. Seperti penggunaan alkohol sebagai pelarut dalam mengekstrak minyak atsiri atau oleoresin. Demikian juga penggunaan alkohol untuk melarutkan bahan-bahan perasa (flavor). Syaratnya, alkohol tersebut bukan berasal dari fermentasi khamer (alkohol teknis) dan alkohol tersebut diuapkan kembali hingga tidak terdeteksi dalam produk akhir.
Dalam dunia parfum, alkohol hanya bersifat sebagai bahan penolong untuk melarutkan komponen wewangian. Mungkin ia masih akan ikut dan tertinggal di dalam parfum tersebut. Akan tetapi ketika digunakan, misalnya dioleskan atau disemprotkan ke badan, maka ia akan segera menguap dan habis, tinggal bahan parfumnya saja yang masih menempel.
Bukan sekedar alkohol
Bahan penyusun parfum sendiri sebenarnya cukup banyak. Secara umum parfum didapatkan dari dua kelompok besar, yaitu bahan alami (yang diekstrak dari alam) dan bahan sintetis (bahan buatan yang berasal dari bahan kimia sintetis). Sebagian kalangan menganggap bahwa alkohol inilah yang menyebabkan suatu parfum menjadi halal atau haram. Artinya jika di dalam parfum tersebut tidak ada alkohol (non alkohol), maka otomatis menjadi halal.
Anggapan ini tidak selamanya benar. Sebab bahan parfum itu sendiri, baik yang berasal dari alam maupun sintetik, berpeluang mengandung sesuatu yang haram. Selain bahan yang digunakan, proses pembuatan parfum juga mengundang kerawanan. Dalam dunia parfum kita mengenal beberapa bahan yang sering dipakai sebagai bahan esensial yang memiliki aroma dan kesan tertentu. Misalnya civet, berupa sejenis lemak yang berasal dari hewan. Biasanya dari hewan sejenis musang. Civet ini memberikan kesan tertentu di dalam parfum, sehingga menghasilkan nuansa maskulin. Sebagai sebuah lemak hewan, tentu saja perlu dikaji, apakah hewan tersebut halal atau tidak. Demikian juga cara mendapatkannya, apakah disembelih atau tidak. Sebab jika tidak sesuai dengan aturan Islam, maka civet yang berasal dari hewan haram akan menjadi najis bagi parfum yang dihasilkannya.
Salah satu proses pengambilan komponen esensial dalam parfum adalah dengan metode enfluorase. Metode ini dilakukan dengan menangkap bahan parfum yang bersifat folatil (gas yang mudah terbang) ke dalam suatu lemak padat. Cara ini dipakai untuk menghasilkan aroma tertentu yang sulit dilarutkan atau ditangkap dengan pelarut cair biasa. Nah, sekali lagi kita bertemu dengan lemak padat, yang biasanya adalah lemak hewani. Konon yang sering dipakai dalam metode ini adalah justru lemak babi!
Meskipun saat ini metode tersebut sudah mulai ditinggalkan karena mahal, namun untuk parfum-parfum tertentu yang menghendaki kemurnian dan efek tertentu, maka penggunaan metode tersebut masih dimungkinkan. Di pasaran kita sulit membedakan mana parfum yang diperoleh dari ekstraksi menggunakan pelarut cair dan mana yang menggunakan metode enfluorase. Kadang-kadang beberapa bahan tersebut dicampur-campur untuk menghasilkan efek dan karakter tertentu.
Melihat hal itu seyogyanya kita dapat menilai kehalalan parfum secara proporsional. Boleh-boleh saja pendapat yang mengharamkan penggunaan alkohol dalam parfum dengan berbagai alasannya. Tetapi kita juga harus melihat aspek lain, seperti bahan parfumnya sendiri atau proses pembuatannya yang bisa saja melibatkan bahan-bahan haram. Bahan pelarut dan penangkap komponen esensial dalam dunia parfum memang sangat dibutuhkan. Jangan sampai demi menghindari alkohol yang masih diperdebatkan kebolehannya, kita justru terjebak kepada bahan lain yang jelas-jelas haram dan najis.(Jurnal Halal LPPOM MUI)
fakta buah pisang
Depresi: Berdasar survey terbaru oleh “MIND” terhadap orang yang mengalami depresi, banyak yang terbantu setelah mengkonsumsi buah pisang. Oleh karena pisang mengandung tryptphan, sejenis protein yg diatur tubuh menjadi serotonin, diketahui dapat membawa efek rileks, menambah suasana hati pada umumnya menjadi lebih baik.
PMS: Lupakan obat-obatan, makanlah buah pisang. Vitamin B6-nya dapat mengontrol tingkat glukosa darah, yang dapat mempengaruhi kondisi tubuh agar menjadi lebih baik.
Anemia: Tinggi zat besi, buah pisang dapat merangsang produksi hemoglobin (sel darah merah) dan membantu kasus penyakit anemia.
Tekanan darah tinggi: Buah unik tropis ini mengandung zat potasium yg cukup tinggi dan rendah garam, membuat tekanan darah menjadi lebih baik. Sebuah perusahaan makanan dan obat-obatan di Amerika Serikat mengklaim buah pisang dapat mengurangi resiko dari tekanan darah tinggi dan penyakit stroke.
Vitamin dan energi untuk otak: 200 orang pelajar sekolah di Twickenham terbantu dalam ujian mereka tahun ini setelah setiap sarapan, istirahat dan makan siang selalu mengkonsumsi buah pisang sebagai pemacu kekuatan berpikir mereka. Penelitian juga memperlihatkan bahwa buah yg disertai zat potassium dapat membantu otot mata menjadi lebih awas.
Sembelit: Tinggi kadar fiber, dapat membantu program diet untuk mengempiskan bagian perut. membantu mengatasi masalah tanpa ber-efek murus-murus
Rasa Sakit: Salah satu cara mudah dan cepat mengobati rasa sakit adalah dengan membuat campuran buah pisang dengan milkshake, ditambahkan dengan madu. Buah pisang meredakan sakit perut dan dengan bantuan madu dapat meredakan kadar gula, sedangkan susu selain menyegarkan juga membantu proses rehidrasi sistem tubuh
Sakit jantung: Buah pisang memiliki zat asam semut (penetral asam) yang alami terhadap tubuh, dan jika anda menderita karena ada bagian yg sakit pada jantung, coba utk makan pisang untuk meringankan rasa sakit tersebut.
Rasa nyeri di pagi hari: Makan buah pisang setelah sarapan membantu kadar gula anda dan juga mengurangi rasa sakit atau pegal-pegal sewaktu bangun pagi
Gigitan nyamuk: Sebelum menggunakan cream oles anti gigitan serangga, coba olesi bagian yang terkena gigitan tersebut dengan bagian dalam kulit pisang. Dengan cara ini, banyak orang yang sukses mengurangi pembengkakan dan iritasi pada bagian kulit yang telah digigit oleh serangga.
Urat Syaraf: Buah pisang tinggi kadar vitamin B yang membantu menenangkan sistem urat syaraf.
Kelebihan berat badan dan tekanan pekerjaan: Studi pada Institut Psikologi di Austria menemukan bahwa tekanan pada pekerjaan mendorong kita untuk mengkonsumsi (lebih senang memakan) snack, coklat, keripik, dan sebagainya. Memperhatikan dari 5000 pasien rumah sakit, ditemukan bahwa kebanyakan dari kasus obesitas disebabkan oleh tekanan pekerjaan. Hasil laporan menyimpulkan bahwa untuk menghindari kecanduan makanan tersebut, kita perlu mengendalikan kadar gula darah kita dengan makanan ringan yang tinggi karbohidrat setiap 2 jam untuk menjaga kadar gula tetap stabil.
Pencernaan: Pisang digunakan sebagai makanan diet untuk mencegah gangguan pencernaan dikarenakan lembut atau halusnya tekstur pisang tersebut. Hanya buah mentah inilah yang dapat langsung dapat dimakan tanpa harus susah-susah mengolahnya, dan juga menetralisir kelebihan zat asam serta mengurangi iritasi dengan melapisi bagian dalam perut kita.
Pengendalian suhu: Banyak pendapat yang menyatakan bahwa buah pisang ini sebagai penyejuk atau penyegar yang dapat mengurangi baik secara fisik maupun emosional calon ibu. Di negara Thailand sebagai contoh, wanita hamil memakan pisang untuk memastikan bahwa bayi yang akan lahir dengan kondisi SAD tetap terkendali (SAD = gangguan atau kecemasan sang calon ibu). Buah pisang membantu penderita SAD karena mengandung zat alami tryptophan (asam amino yang mengandung protein untuk pertumbuhan dan metabolisme yang normal sebagai penghasil niasin (niasin: vitamin A dan B untuk fungsi normal system syaraf pembuangan).
Perokok: Buah pisang dapat membantu orang yang akan berhenti merokok, karena kandungan vitamin B6 dan B12 dan juga kandungan potasium dan magnesium untuk membantu tubuh mencegah efek dari gangguan akibat nikotin.
Stress: Potasium merupakan mineral penting yang dapat menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengendalikan kadar cairan tubuh. Saat kita sedang mengalami stress, tingkat metabolisme menjadi naik, dan karenanya terjadi pengurangan kadar potasium. Ini dapat dikendalikan dengan makanan ringan dari pisang yang kaya dengan kadar potasiumnya.
Stroke: Menurut penelitian “Jurnal Medis di New England “, memakan buah pisang adalah bagian dari program diet yang dapat mengurangi resiko kematian akibat stroke sebanyak 40%.
Oleh karena itu memakan buah pisang merupakan pengobatan alami untuk berbagai penyakit. Saat dibandingkan dengan buah apel, pisang memiliki 4 kali lipat protein, 2 kali lipat zat karbohidrat, 3 kali lipat fospor, 5 kali lipat vitamin A dan zat besi, 2 kali lipat mineral dan vitamin lain. Juga kaya kadar potasium dan merupakan buah terbaik yg mudah didapat. Mungkin dapat dikatakan “Buah pisang membuat kita jauh dari dokter” karena kita selalu sehat.
Selasa, 26 Agustus 2008
Penyakit Tidak Menular
| Penyakit Kardiovaskuler, Neoplasma, Diabetes dan Kecelakaan |
Proporsi penderita Kardiovaskuler yang di rawat di rumah sakit pada tahun 1995 sebesar 3,8%. Sementara itu proporsi neoplasma pada tahun 1995 sebesar 3,8 % . Sedangkan proporsi diabetes proporsinya adalah sebesar 1,2% pada tahun 1995. Kasus kecelakaan sebesar 10% pada tahun 1995.
| Penyakit Gangguan Mental |
Proporsi penderita gangguan mental periode tahun 1990-1995 cenderung meningkat yaitu sebesar dari 1,9% menjadi 2,0%. Jika dilihat menurut propinsi pada tahun 1995 terlihat bahwa proporsi tertinggi terdapat di propinsi DI. Aceh (5%) disusul oleh propinsi Sulawesi Tenggara (3,4%).
| Keracunan Makanan |
Keracunan makanan sangat dipengaruhi oleh higiene dan sanitasi baik perorangan maupun lingkungan, sejak mulai dari bahan makanan diolah sampai siap untuk dimakan. Dari hasil pemantauan yang dilaksanakan Ditjen PPM PLP sejak tahun 1989 sampai tahun 1996, jumlah kasus keracunan makanan terlihat turun naik. Peristiwa terjadinya keracunan makanan untuk sekelompok orang termasuk Kejadian Luar Biasa yang lazim disebut KLB.
Pada tahun 1996 berdasarkan laporan yang masuk, jumlah kasus keracunan makanan sebanyak 2.308 dengan jumlah kematian 31 orang (1,34%). Bila dilihat urutan kejadian tiap bulannya maka terlihat pada bulan Juni terjadi lonjakan, yaitu sebesar 706 penderita.
| Kecelakaan Lalulintas |
Jumlah korban Kecelakaan Lalulintas di Indonesia dari tahun ke tahun cenderung menurun yaitu dari 47.401 korban pada tahun 1989 menjadi 31.216 korban pada tahun 1996.. Kejadian kecelakaan lalulintas pada tahun 1996 menurut data yang diperoleh dari 19 Wilayah Kepolisian Daerah di Indonesia sebanyak 15.291 kejadian. Jumlah korban sebesar 15,75 per 100.000 penduduk dan korban meninggal sebesar 5,48 per 100.000 penduduk Sedangkan untuk angka kematian karena kecelakaan per 100.000 penduduk yang tertinggi berada di Wilayah Kepolisian Daerah Riau sebesar 11,12 per 100.000 penduduk dan Kalimantan Timur yaitu 11,04 per 100.000 penduduk dan yang terendah berada di Wilayah Kepolisian Daerah Jawa Tengah 2,61 per 100.000 penduduk.
| Ketergantungan dan Penyalahgunaan Obat |
Ketergantungan dan penyalahgunaan obat tidak dapat terlepas dari masalah lingkungan seperti antara lain sosial ekonomi, budaya, politik dan lain sebagainya. Data dari beberapa Panti Rehabilitasi Sosial Korban Narkotika (PRSKN) dari tahun 1991/92 sampai dengan 1996/97 menunjukkan bahwa sebagian besar korban adalah laki-laki (77,7%). Sedangkan berdasarkan kelompok usia sebagian besar adalah kelompok usia remaja (17-20 tahun). Sementara itu tingkat pendidikan korban sebagian besar kelompok SMTP. Mengenai jenis zat adiktif yang dipakai, terlihat bahwa kasus penyalahgunaan obat berbahaya setiap tahunnya menduduki urutan pertama dari tahun 1990/91 sampai dengan 1995/96, akan tetapi pada tahun 1994/95 dan 1996/1997 penggunaan minuman keras menduduki urutan pertama dan menggantikan posisi penggunaan obat berbahaya.
| Status Kesehatan Gigi dan Mulut |
Sampai saat ini, pembangunan kesehatan gigi dan mulut telah berjalan dengan baik, meskipun belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dapat dilihat dari angka DMF-T (Decayed, Missing, Filled Teeth/Gigi berlubang, tanggal dan ditambal) rata-rata per tahun pada usia 12 tahun yang meningkat pada setiap dasawarsa yaitu 0,70 pada tahun 1970, 2,30 pada tahun 1980 dan 2,70 pada tahun 1990. Sementara itu pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada akhir Pelita V di Rumah Sakit Depkes dan Pemda telah mencapai 98% dari 337 rumah sakit yang ada. Sedangkan di puskesmas telah mencapai 67% dari 6.914 puskesmas.
Dengan mempertimbangkan segala sesuatu yang meliputi keadaan umum dan lingkungan, derajat kesehatan, upaya kesehatan dan sumber daya, maka untuk Repelita VI telah di tetapkan sasaran sub program kesehatan gigi untuk dapat ditekannya angka kesakitan penyakit gigi tetap di bawah 3 DMF-T untuk kelompok umur 12 tahun, sesuai dengan indikator penilaian WHO.
Sementara itu dari hasil survei yang dilakukan oleh Direktorat Kesehatan Gigi tahun 1994-1995 pada anak usia 12 tahun angka prevalensinya menunjukkan sebesar 74,41% dengan DMF-T rata-rata sebesar 2,50, dimana angka prevalensi tertinggi terdapat di propinsi Sulut yaitu sebesar 96,67% dengan DMF-T rata-rata 4,12 dan prevalensi terendah terdapat di propinsi Jawa Tengah yaitu sebesar 50,67 dengan DMF-T rata-rata 1,27.
sakit perut
Sembelit, dalam istilah kedokteran disebut konstipasi, adalah keadaan di mana waktu transit makanan dalam usus berlangsung lebih dari 72 jam. Alhasil, terjadi konsistensi tinja yang keras dan pencernaan terasa tidak nyaman seperti kembung, perut terasa penuh, dan berat.
Menurut dr Fajar Rudy Qimindra, sembelit sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan keluhan penderita. Tapi, jika berlangsung terus menerus, penderita bisa terkena kanker usus besar.
"Sembelit adalah keluhan yang bersifat subjektif. Variasinya tergantung individu masing-masing. Umumnya, frekuensi seseorang buang air besar mulai tiga kali per hari, sekali per hari, hingga tiga kali per pekan," kata dr Fajar.
Ketika makanan masuk ke tubuh, usus akan segera menyerap air dan membentuk bahan sisa limbah makan yang disebut tinja. Kontraksi dari otot usus akan mendorong tinja ke bagian usus terakhir yang disebut rectum. Pada sembelit, tinja jadi padat dan kering akibat terlalu banyak penyerapan air.
“Hal ini disebabkan kontraksi otot usus yang perlahan-lahan dan malas sehingga tinja bergerak terlalu lama ke arah rectum,” jelas dr Fajar.
Makin lama sembelit berlangsung, makin keras tinja yang harus dikeluarkan. Dengan tinja yang sudah begitu keras, tentu akan lebih sulit mengeluarkannya. Akibatnya liang dubur terluka.
"Liang dubur pun bisa mengalami keretakan (fissura) akibat terdesak dan tergesek oleh tinja yang keras serta desakan mengeden yang kuat," ujar Dr Hendrawan Nadesul.
Kaum perempuan, menurut Dr Hendrawan, lebih sering sembeilt dibandingkan laki-laki. Hal itu disebabkan pengaruh estrogen sebagai hormon utama yang dimiliki perempuan.
"Jadi, dibandingkan pria, wanita memang lebih sering mengalami gangguan transit dalam usus, termasuk sembelit dan radang (inflamasi) pada perut," kata Dr Hendrawan.
Hingga saat ini, gejala sakit perut dan sembelit sering diabaikan. Banyak orang, bahkan, tidak peduli terhadap siklus buang air besar. Padahal, menurut ahli kanker dari RS Dharmais Dr Adil Pasaribu Sp B KBD, dengan mengenali siklus itu, gejala penyakit kanker usus besar bisa dideteksi lebih dini.
Kebanyakan masyarakat tidak menyadari bahwa kanker usus bisa dipicu oleh gejala-gejala yang sering dianggap remeh seperti cara diet yang salah, yang menyebabkan perubahan kebiasaan buang air besar dan sembelit.
Hal lain yang juga bisa menyebabkan kanker usus adalah pola hidup yang salah. Salah satu faktor penyebabnya, antara lain, kurangnya asupan makanan berserat, kurang olahraga, meningkatnya penggunaan obat-obatan dan pencahar.
Mengatasi sembelit, dr Fajar menyarankan penderita untuk mencoba beberapa terapi sebelum mengkonsumsi obat. Terapi yang diberikan berupa kombinasi makanan tinggi serat dan air, latihan jasmani, dan bowel training, yaitu membuat jadwal untuk buang air besar.
Dalam sehari, kebutuhan serat manusia adalah 20-35 gram. Selain berguna untuk membentuk gumpalan tinja, serat juga bisa menurunkan waktu transit. Serat dalam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, termasuk gandum, merangsang gerakan peristaltik usus.
Prebiotik yang mengandung oligosakarida seperti pisang, papaya, ubi, dan bawang juga bisa dikonsumsi. Tapi, dr Fajar mengingatkan bahwa pemberian serat ini harus diimbangi dengan cairan yang cukup.
"Jika tidak ada kontra indikasi seperti sakit ginjal, dianjurkan minum sekurang-kurangnya 6-8 gelas per hari (kurang lebih 1500 -2000 ml)," ujar dr Fajar.
Menu yang harus dihindari karena memicu sembelit adalah protein seperti daging, susu, keju dan buah-buahan seperti salak, jambu biji (klutuk), dan apel. Demikian juga obat flu dan batuk. [I3]
sakit kepala
Sakit kepala itu dimulai sejak tanggal 28 April 2008, namun sebagai ibu rumah tangga yang mengasuh tiga orang anak, saya tahankan rasa sakitnya. Hingga akhirnya hari keempat saya harus berterus terang pada suami mengenai rasa sakit di kepala.
Setelah diberi tahu suami langsung ingin menelpon ambulan, namun saya tolak sebab saya pikir hanya sakit kepala yang akan sembuh. Suami tetap memaksa saya harsu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Saya dibawa ke rumah sakit umum di Megara oleh suami dan saudara sepupunya yang bernama Dimitri. dia seorang dokter yang akan mengambil spesialis Neurology (namanya sama dengan suami, budaya Yunani, setiap anak laki-laki pertama harus mempunyai nama yang sama dengan kakeknya). Dimitri adalah nama Yunani kuno, sebutan untuk Dewa pertanian (tanaman).
Dokter di Megara suspect saya terkena meningitis, sebab wabah virus meningitis etiap bulan April - Mei selalu datang menyerang. Meningitis gejala pada orang dewasa, sakit kepala dan demam. Saya tidak demam, hanay sakit kepala saja.
Akhirnya suami mengambil keputusan membawa saya ke rumah sakit di Athena.
Di Yunani, khususnya di Athena tidak semua rumah sakit pemerintah yang mempunyai nepfrologos(dokter ahli syaraf/kepala). Suami harus mengecek rumah sakit mana yang ada dokter ahli. Pada hari itu hanya rumah sakit umum KAT yang mempunyai Nefrologos yang bertugas 24 jam.
Sebelumnya suami berdiskusi ingin membawa saya ke rumah sakit swasta terbaik sebab perusahaan tempat suami bekerja menunjuk rumah sakit tersebut jika pegawai dan anggota keluarganya sakit. Saya menolak, sebab saya lebih suka rumah sakit pemerintah yang mempunyai banyak dokter ahli dan biasanya dokter tersebut juga mengajar di universitas sebagai guru besar (profesor).
Setibanya di KAT, kami harus mengantri lama, sebab sebagai rumah sakit umum KAT merupakan rumah sakit khusus untuk orang-orang yang terkena kecelakaan seperti tabrakan, kebakaran, patah tulang dll. Pasien yang datang dengan luka parah dll, leih diutamakan lebih dahulu (tanpa antri), sedangkan saya dan beberapa pasien lain yang antri kami masih bisa berdiri dan duduk normal.
Setelah menunggu 2 jam, akhirnya giliran saya dipanggil. Seorang dokter laki-laki tua langsung memberikan kertas agar saya harus di scan hari itu juga, setelah melakukan wawancara mengenai sakit kepala saya. Tanpa harus antri saya langsung dinaikkan ke kereta dorong (tiduran), diambil darah untuk beberapa test dan langsung menuju ruangan scan (ct scan). Tidak antri dan langsung kepala saya discan, hasilnya diambil oleh dokter ahli syaraf wanita. Diagnosa dokter saya harus dirawat inap, sebab ada kemungkinan kena stroke kecil (minor stroke). Dokternya berbicara dengan suami, saya agak panik, sebab ada perasaan khawatir terhadap kemungkinan kanker atau tumor di kepala.
Dokter menenangkan saya agar tidak perlu khawatir, sebab hasil scan tidak terlihat ada tumor atau kanker. Hanya dokter agak bingung mengapa usia saya yang masih 40 tahun sudah kena stroke, sebab bagi orang Yunani yang kena stroke biasanya usia 70-an. Di Yunani usia 40 dianggap muda, sebab rata-rata tingkat hidup tinggi, mayoritas mencapai usia 80-an bahkan hingga 100 tahun lebih.
Dokter tua laki-laki yang bernama Visgini, dapat mengetahui seketika itu juga dari hasil scan tanggal 2 Mei 2008, bahwa penyempitan pembuluh darah di kepala saya sduah terjadi tahunan.
Sedangkan dokter yang menangani saya adalah dokter wanita bernama Noni Pelka berusia 35 tahun yang bersuamikan seorang professor (dokter juga). Dia sangat cantik, tinggi, semampai, senyumannya ramah, rambutnya hitam kelam, dam matanya seperti bintang film India. Dokter Noni mempunyai dua orang anak dan jam terbang kerja di rumah sakit sudah 12 tahun.
Keputusan dokter saya harus rawat inap hari itu juga dan alhamdulillah segera mendapat kamar di ruangan tempat orang Yunani (sebab di rumah sakit nama suami yang dipakai). Kebijakan di Yunani, rumah sakit memberikan ruangan yang berbeda untuk orang asing, seperti Albania, Pakistan, Rumania, Bulgaria dll, mereka ruangannya terpisah dari orang Yunani.
Masuk rawat inap Jumat malam, hari Senin pagi sakit kepala sudah hilang. Namun setiap hati rombongan dokter (5 orang nefrologos) datang memeriksa, memeberi tes, bertanya apa yang yang saya rasakan dll. Hari Senin kembali lagi darah saya diambil 80 cc untuk dilakukan test laboratorium. Dan kepala saya kembali lagi di scan untuk kedua kalinya.
Setiap hari diperiksa tekanan darah dan suhu badan. Saya tidak terkena demam dan tekanan darah saya termasuk rendah. Tanda-tanda terkena stroke juga tidak nampak, sebab seluruh anggota badan normal dan tidak ada yang kebas(mati rasa).
Hari Rabu kemarin dokter kepala memberi surat untuk dilakukan test dengan MRI (magnetic resonance imaging), jika memakai asuransi umum (IKA) saya harus antri menunggu seminggu baru bisa di scan MRI. Kebetulan asuransi suami dua, IKA (umum) dan EFNIKI (dari perusahaan minyak Ellenika Petrelea). Akhirnya dengan asuransi Efniki saya dapat di MRI di laboratorium swasta hari itu juga.
Ketika di test MRI saya agak panik sebab MRI berisik, dan suaranya hingar bingar serta cukup lama diatas mesin tsb. Berbeda dengan ct scan hanya 5 menit dan hening.
Hasilnya keesokan harinya, ditemukan 5 spot (5 titik) di kepala sebelah kiri yang menunjukkan ada penyempitan pembuluh darah. Hal ini kemungkinan disebab oleh darah saya ditemukan sangat kental, akibat kekentalan darah tersebut sehingga peredaran darah di kepala terjadi penyempitan. Namun dokter belum berani memberi vonis bahwa saya terkena minor stroke, sebab harus menunggu hasil pemeriksaaan darah dari rumah sakit Hipocrates di Athena.
Hasil test darah dari RS Hipocrates akan didapatkan pada tanggal 7 Juni 2008, jika positif stroke maka dokter akan memberi pil agar darah saya menjadi encer (normal). Jika negatif bukan stroke, maka dokter harus melakukan biopsi (mengambil cairan dari kepala) untuk memeriksa. Yang jelas hasil MRi tidak menunjukkan adanya kanker atau tumor dan tidak ada pembuluh darah yang pecah.
Kembali suami meminta agar test darah dapat dilakukan di laboratorium swasta agar lebih cepat hasilnya, namun dokter menjelaskan di seluruh Yunani, hanya rumah sakit Hipocrates yang memiliki hasil paling akurat. Sehingga kami harus bersabar menunggu sebulan lagi.
Alhamdulillah, saya bisa pulang ke rumah berkumpul dengan anak-anak. Namun harus kembali lagi ke rumah sakit setelah hasil diketahui pada bulan awal Juni nanti.
cantengan
Cantengan atau paronychia adalah kondisi saat kuku masuk ke dalam jaringan, pada sela-sela kuku kaki dan kulit. Tidak hanya membuat penampilan seseorang menjadi tidak menarik, juga bisa menyebabkan kuku lepas. Kalau sudah begitu, rasa sakitnya bisa sampai ke ubun-ubun.
Spesialis kulit dan kelamin dari RS Marinir Cilandak dr Abdul Gayam SpKK mengatakan, cantengan hadir di sela-sela kuku. Bisa terjadi karena tertusuk duri kecil, menggunting kuku yang terlalu pendek, sering basah, dan kotoran atau kaus kaki yang lembap.
“Kalau sudah begitu, kulit akan menjadi cantengan dan menimbulkan rasa sakit, bahkan bernanah.Bila tidak segera diobati, cantengan bisa menyebabkan kuku lepas dengan sendirinya,” ujarnya.
Menurut Beauty Consultant Dermozone ini, untuk mengatasi keluhan tersebut, kuku yang belum lepas tidak boleh langsung dicabut. Sebaiknya, diberikan antibiotik terlebih dulu, baik yang diminum maupun dioleskan sampai radang berkurang. Baru setelah itu dicabut.
Nah, bagi penderita yang sudah berhasil sembuh perlu waspada kemungkinan cantengan muncul kembali di tempat yang sama.
“Untuk menghindarinya, usahakan kuku tetap kering, terutama bila habis disiram karena bisa menimbulkan kelembapan yang merupakan sumber infeksi,” ungkapnya.
Selain itu, Abdul Gayam mengungkapkan, saat membersihkan kotoran di sela kuku, lakukanlah dengan hati-hati. Sebaiknya gunakan alat khusus untuk mencongkel kotoran kuku yang biasanya terdapat pada alat pemotong kuku.
Mencongkel dengan hati-hati tidak akan merusak jaringan di sekitar kuku. Namun, jangan mencongkel kotoran kuku dengan benda tajam karena bisa menusuk daging kuku hingga menjadi bengkak.
Sementara itu, pakar kesehatan dr Hendrawan Nadesul, cantengan memang sering membandel jika salah penanganan, kurang tertib, dan keliru menggunting kuku.
Awalnya, lantaran kuku jempol kaki digunting terlalu pendek dan mungkin terjadi luka yang tidak dirawat secara bersih. Dengan begitu terbentuk infeksi di sela kuku. Infeksi jemari inilah yang mengawali terjadinya cantengan.
Pada orang-orang tertentu, konstruksi kuku jempol kaki lebih cembung dan kedua sisi melekuk lebih dalam. Akibatnya, sukar menggunting bisa sampai sapat atau terpenggal sama sekali ke kedua sisi tepi kuku.
“Menggunting kuku yang tidak sempurna sampai kedua pinggir kuku berakibat kuku di bagian ini lebih panjang dan terus bertambah panjang. Bagian pinggir kuku yang lebih panjang ini suatu saat akan menusuk kedua sisi daging jempol kaki di depannya,” tutur Hendrawan.
Dia mengungkapkan, kejadian daging jemari tertusuk kuku lebih cepat terjadi jika memakai sepatu yang sempit.Jempol dan tepinya tertekan ujung sepatu. Dengan begitu kuku yang terbenam di pinggiran kuku menusuk daging kedua tepi jempolnya.Tusukan taji kuku jempol ini sering menjadi penyebab terjadinya cantengan.
“Agar peristiwa tertusuk taji tidak terjadi, kuku jempol kaki harus rutin dipangkas sampai sapat kedua pinggirannya. Tak cukup dengan gunting kuku. Kedua bagian pinggir kuku perlu dikorek dengan kuku jari tangan, bantuan pisau lipat, atau pisau di gunting kuku,” ucapnya.
Begitu selesai menggunting kuku kaki, sebaiknya langsung dibubuhi alkohol 70% menjaga luka yang mungkin terjadi akan tercemar kuman. Jemari kaki wilayah tubuh yang paling gampang tercemar kotoran berbibit penyakit dari sepatu dan tanah.
Dia menjelaskan, jika sehari sehabis menggunting kuku jempol kaki terasa nyeri, mungkin itu awal dari cantengan. Jangan biarkan keluhan kecil ini jika tak mau cantengan tak mempan diobati dengan obat, hingga harus dioperasi. Ketika masih di awal-awal, sebelum jempol membengkak dan kuku belum tenggelam dan menusuk ke dalam daging, salep dan obat antibiotik masih mungkin menyembuhkan.
Cantengan hingga kini belum ada obatnya, hanya ada cara pencegahan, yaitu dengan memotong kuku secara teratur. Jika merasa sakit pada tepi kuku jempol kaki, guntinglah kuku tersebut meski terasa sakit. Bila kuku yang panjangnya tidak normal itu berhasil digunting, rasa sakit pun akan hilang dan sembuh.
Spesialis kulit dan kelamin dari Puan Butique dr Amaranila Lalita Drijono SpKK mengatakan, biasanya tindakan mengatasi cantengan melalui operasi kecil dengan memotong sebagian kuku yang disebut dengan roser plasty, namun tindakan ini dianggap kurang efektif.
Karena jika infeksi yang dialami penderita sudah berulang- ulang, tindakan ini tidak dapat menghentikan trauma. Tindakan roser plasty hanya mengobati sementara, jaringan kulit yang baru tumbuh akan menjadi lebih keras dibandingkan yang lama.
“Adanya jaringan parut/ikat dan berubahnya rel/jalur pertumbuhan kuku, akan membuat kuku baru tumbuh menyimpang dan kembali menusuk kulit sehingga dipastikan trauma infeksi akan terulang,” tandasnya.
Minggu, 24 Agustus 2008
ketika bumi di penuhi malaikat (2)

Lailatul Qadr pertama kali dijumpai Nabi ketika beliau menerima wahyu untuk pertama kalinya. Hal yang amat menarik adalah Nabi sebelum kedatangan jibril sedang menyendiri, bertafakur dan berkontemplasi. Nabi memikirkan keadaan lingkungan sekitarnya yang mempraktekkan adat jahiliyah. Nabi menyingkir dari suasana yang tak sehat itu sambil merenung dan menghela nafas sejenak dari hiruk pikuk kota Mekkah. Nabi menetap di gua hira' untuk kemudian berkontemplasi guna mensucikan dirinya. Pada saat itulah turun malaikat Jibril alaihis salam.
Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah ini? Pertama, di tengah masyarakat yang tak lagi mengindahkan etika, moral dan hati nurani, kita harus menyingkir sejenak untuk memikirkan kondisi masyarakat tersebut.
Kedua, di tengah masyarakat yang giat mengerjakan maksiyat, kita harus menghela nafas sejenak dan mencoba untuk mensucikan diri kita sendiri terlebih dahulu sebelum mensucikan masyarakat luas.
Ketiga, di tengah "kesendirian" kita, kita berkontemplasi untuk mencari solusi terbaik dari persoalan yang dihadapi.
Ketika Nabi menganjurkan kita untuk melakukan i'tikaf di sepuluh malam terakhir ramadhan, khususnya malam yang ganjil, saya menangkap bahwa sebenarnya kita dianjurkan untuk melakukan napak tilas proses pencerahan dan pensucian diri Nabi saat mendapati Lailatul Qadr.
Seyogyanya, i'tikaf yang kita lakukan tidak hanya berisikan alunan ayat suci Al-Qur'an dan dzikir semata. Akan jauh lebih baik bila saat i'tikaf kita pun memikirkan kondisi masyarakat sekitar kita, persis seperti yang telah dilakukan Nabi ratusan tahun yang lalu di gua Hira'. Insya Allah, ketika saat malam yang mulia itu tiba kita sudah siap menyambut dan menjumpainya.
Namun satu hal yang sangat penting untuk diingat bahwa setiap ibadah maupun gerak hidup kita seharusnya ditujukan untuk mencari keridhaan Allah semata.Silahkan anda mencari Lailatul Qadr, namun jangan menjadi tujuan anda yang hakiki. Tujuan kita beri'tikaf dan beribadah di sepuluh malam terakhir nanti adalah untuk mencari keridhaan Allah.
Kalau yang anda kejar semata-mata hanyalah Lailatul Qadr, jangan-jangan anda tak mendapatkannya sama sekali. Tetapi kalau keridhaan Allah yang kita cari, maka terserah kepada Allah untuk mewujudkan keridhaan-Nya itu pada kita; apakah itu berbentuk Lailatul Qadr atau bentuk yang lain.
Bukankah shalat kita, hidup dan mati kita untuk Allah semata? Dan Sungguh Allah jauh lebih mulia daripada Lailatul Qadr!
Armidale, 17 Januari 1998
ketika bumi di penuhi malaikat (1)

Lailatul Qadr, betapa mulianya malam itu!
Al-Qur'an menginformasikan bagaimana para Malaikat dan Jibril turun ke bumi atas izin Allah SWT.; bagaimana malam itu dilukiskan sebagai lebih mulia dari seribu bulan; bagaimana bumi penuh sesak dengan kehadiran para malaikat itu.
Rasul menganjurkan kita untuk mencari malam itu, yang saking mulianya sehingga dirahasiakan kepastiannya oleh Allah. Rasul hanya memberi petunjuk untuk mencarinya di sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya di malam-malam yang ganjil.
Pertanyaannya, di sepuluh malam itu apa yang sebaiknya kita lakukan? Persiapan apa yang harus kita lakukan menunggu datangnya para tamu agung dari langit itu, sikap apa yang harus kita ambil ketika ternyata para tamu itu mampir ke rumah kita, dan, akhirnya, ibadah apa yang mesti kita lakukan di saat datangnya malam itu?
Banyak riwayat yang menjelaskan hal itu, banyak pula saran dan kisah para ulama yang bisa kita jadikan patokan. Namun, saya menyarankan untuk melakukan dua hal.
Pertama, banyak-banyaklah berdekah. Sungguh hanya di bumi inilah kita mendapati saudara kita yang kekurangan. Hanya di bumi orang-orang kaya memberikan makanan kepada kaum fukara wal masakin. Kedua, merintih dan menangislah kita untuk memohon ampunan Allah.
Dua amalan itu merupakan amalan yang malaikat tak sanggup melakukannya. Bukankah di langit tak ada yang miskin, sehingga mustahil malaikat bisa bersedekah. Malaikat yang suci itu tentu saja tak pernah melakukan maksiyat, karenanya mereka adalah suci. Mereka tak pernah merintih dan menangisi dosa mereka. Kitalah yang mampu melakukannya.
Dalam Tafsir al-Fakhr ar-Razi diceritakan bagaimana Allah berkata, "rintihan pendosa itu lebih aku sukai daripada gemuruh suara tasbih". Malaikat mampu melakukan tasbih, namun gemuruh suara tasbih dari para malaikat kalah kualitasnya dibanding rintihan dan tangisan kita yang memohon ampun pada Allah SWT.
Mari kita sambut Lailatul Qadr dengan dua amalan yang bahkan malaikat pun tak sanggup melakukannya. Bersedekah-lah.... kemudian menangis dan memohon ampunan ilahi. Siapa tahu, ada malaikat yang bersedia mampir ke rumah kita; dan malam itu menjadi milik kita, insya Allah!
Armidale, 17 Januari 1998
lalatul qadr

LAILAT AL-QADAR
Berbicara tentang Lailat Al-Qadar mengharuskan kita berbicara
tentang surat Al-Qadar.
Surat Al-Qadar adalah surat ke-97 menurut urutannya dalam
Mushaf. Ia ditempatkan sesudah surat Iqra'. Para ulama
Al-Quran menyatakan bahwa ia turun jauh sesudah turunnya surat
Iqra'. Bahkan sebagian di antara mereka menyatakan bahwa surat
Al-Qadar turun setelah Nabi Saw. berhijrah ke Madinah.
Penempatan urutan surat dalam Al-Quran dilakukan langsung atas
perintah Allah Swt., dan dari perurutannya ditemukan
keserasian-keserasian yang mengagumkan.
Kalau dalam surat Iqra' Nabi Saw. (demikian pula kaum Muslim)
diperintahkan untuk membaca, dan yang dibaca itu antara lain
adalah Al-Quran, maka wajar jika surat sesudahnya yakni surat
Al-Qadar ini berbicara tentang turunnya Al-Quran, dan
kemuliaan malam yang terpilih sebagai malam Nuzul Al-Quran.
Bulan Ramadhan memiliki sekian banyak keistimewaan, salah
satunya adalah Lailat Al-Qadar, suatu malam yang oleh Al-Quran
"lebih baik dari seribu bulan."
Tetapi apa dan bagaimana malam itu? Apakah ia terjadi sekali
saja yakni malam ketika turunnya Al-Quran lima belas abad yang
lalu, atau terjadi setiap bulan Ramadhan sepanjang masa?
Bagaimana kedatangannya, apakah setiap orang yang menantinya
pasti akan mendapatkannya, dan benarkah ada tanda-tanda fisik
material yang menyertai kehadirannya (seperti membekunya air,
heningnya malam, dan menunduknya pepohonan dan sebagainya)?
Bahkan masih banyak lagi pertanyaan yang dapat dan sering
muncul berkaitan dengan malam Al-Qadar itu.
Yang pasti dan harus diimani oleh setiap Muslim berdasarkan
pernyataan Al-Quran bahwa, "Ada suatu malam yang bernama
Lailat Al-Qadar, dan bahwa malam itu adalah malam yang penuh
berkah, di mana dijelaskan atau ditetapkan segala urusan besar
dengan penuh kebijaksanaan."
Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu
malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi
peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang
penah hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami (QS
Al-Dukhan [44]: 3-5).
Malam tersebut terjadi pada bulan Ramadhan, karena kitab suci
menginformasikan bahwa ia diturunkan Allah pada bulan Ramadhan
(QS Al-Baqarah [2]: 185) serta pada malam Al-Qadar (QS Al-Qadr
[97]: l).
Malam tersebut adalah malam mulia. Tidak mudah diketahui
betapa besar kemuliannnya. Hal ini disyaratkan oleh adanya
"pertanyaan" dalam bentuk pengagungan, yaitu:
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (QS
Al-Qadr [97]: 2)
Tiga belas kali kalimat ma adraka terulang dalam Al-Quran,
sepuluh di antaranya mempertanyakan tentang kehebatan yang
berkait dengan hari kemudian, seperti: Ma adraka ma yaum
al-fashl, dan sebagainya. Kesemuanya merupakan hal yang tidak
mudah dijangkau oleh akal pikiran manusia, kalau enggan
berkata mustahil dijangkaunya. Tiga kali ma adraka sisa dari
angka tiga belas itu adalah:
Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
(QS Al-Thariq [86]: 2)
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
(QS Al-Balad [90]: 12)
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (QS
Al-Qadr [97]: 2)
Pemakaian kata-kata ma adraka dalam Al-Quran berkaitan dengan
objek pertanyaan yang menunjukkan hal-hal yang sangat hebat,
dan sulit dijangkau hakikatnya secara sempurna oleh akal
pikiran manusia.
Walaupun demikian, sementara ulama membedakan antara
pertanyaan ma adraka dan ma yudrika yang juga digunakan
Al-Quran dalam tiga ayat.
Dan tahukah kamu, boleh jadi hari berbangkit itu adalah
dekat waktunya? (QS Al-Ahzab [33]: 63)
Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah)
dekat? (QS Al-Syura [42]: 17~.
Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan diri (dan
dosa)? (QS 'Abasa [80]: 3).
Dua ayat pertama di atas mempertanyakan dengan ma yudrika
menyangkut waktu kedatangan kiamat, sedang ayat ketiga
berkaitan dengan kesucian jiwa manusia. Ketiga hal tersebut
tidak mungkin diketahui manusia.
Secara gamblang Al-Quran --demikian pula As-Sunnah--
menyatakan bahwa Nabi Saw. tak mengetahui kapan datangnya hari
kiamat, tidak pula mengetahui tentang~perkara yang gaib. Ini
berarti bahwa ma yudrika digunakan oleh Al-Quran untuk hal-hal
yang tidak mungkin diketahui walau oleh Nabi Saw. sendiri,
sedang wa ma adraka, walau berupa pertanyaan namun pada
akhirnya Allah Swt. menyampaikannya kepada Nabi Saw. sehingga
informasi lanjutan dapat diperoleh dari beliau. Demikian
perhedaan kedua kalimat tersebut.
Ini berarti bahwa persoalan Lailat Al-Qadar, harus dirujuk
kepada Al-Quran dan Sunnah Rasulullah Saw., karena di sanalah
kita dapat memperoleh informasinya.
Kembali kepada pertanyaan semula, apa malam kemuliaan itu? Apa
arti malam Qadar, dan mengapa malam itu dinamai demikian? Di
sini ditemukan berbagai jawaban.
Kata qadar sendiri paling tidak digunakan untuk tiga arti:
1. Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami
sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.
Pendapat ini dikuatkan oleh penganutnya dengan firman Allah
dalam surat Ad-Dukhan ayat 3 yang disebut di atas. (Ada ulama
yang memahami penetapan itu dalam batas setahun). Al-Quran
yang turun pada malam Lailat Al-Qadar, diartikan bahwa pada
malam itu Allah Swt. mengatur dan menetapkan khiththah dan
strategi bagi Nabi-Nya Muhammad Saw., guna mengajak manusia
kepada agama yang benar, yang pada akhirnya akan menetapkan
perjalanan sejarah umat manusia baik sebagai individu maupun
kelompok.
2. Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada
bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya
Al-Quran, serta karena ia menjadi titik tolak dari segala
kemuliaan yang dapat diraih. Kata qadar yang berarti mulia
ditemukan dalam surat Al-An'am (6): 91 yang berbicara tentang
kaum musyrik:
Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang
semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak
menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat.
3. Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena
banyakuya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan
dalam surat Al-Qadr:
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ruh
((Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala
urusan.
Kata qadar yang berarti sempit digunakan Al-Quran antara 1ain
dalam surat A1-Ra'd (13): 26:
Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan
mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya).
Ketiga arti tersebut pada hakikatnya dapat menjadi benar,
karena bukankah malam tersebut adalah malam mulia, yang bila
diraih maka ia menetapkan masa depan manusia, dan bahwa pada
malam itu malaikat-malaikat turun ke bumi membawa kedamaian
dan ketenangan. Namun demikian, sebelum kita melanjutkan
bahasan tentang Laitat Al-Qadar, maka terlebih dahulu akan
dijawab pertanyaan tentang kehadirannya adakah setiap tahun
atau hanya sekali, yakni ketika turunnya Al-Quran lima belas
abad yang lalu?
Dari Al-Quran kita menemukan penjelasan bahwa wahyu-wahyu
Allah itu diturunkan pada Lailat Al-Qadar. Akan tetapi karena
umat sepakat mempercayai bahwa Al-Quran telah sempurna dan
tidak ada lagi wahyu setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw., maka
atas dasar logika itu, ada yang berpendapat bahwa malam mulia
itu sudah tidak akan hadir lagi. Kemuliaan yang diperoleh oleh
malam tersebut adalah karena ia terpilih menjadi waktu
turunnya Al-Quran.
Pakar hadis Ibnu Hajar menyebutkan satu riwayat dari penganut
paham di atas yang menyatakan bahwa Nabi Saw. pernah bersabda
bahwa malam qadar sudah tidak akan datang lagi.
Pendapat tersebut ditolak oleh mayoritas ulama, karena mereka
berpegang kepada teks ayat Al-Quran, serta sekian banyak teks
hadis yang menunjukkan bahwa Lailat Al-Qadar terjadi pada
setiap bulan Ramadhan. Bahkan Rasululllah Saw. menganjurkan
umatnya untuk mempersiapkan jiwa menyambut malam mulia itu,
secara khusus pada malam-malam ganjil setelah berlalu dua
puluh Ramadhan.
[tulisan Arab]
Demikian sabda Nabi Saw.
Memang turunnya Al-Quran lima belas abad yang lalu terjadi
pada malam Lailat Al-Qadar, tetapi itu bukan berarti bahwa
ketika itu saja malam mulia itu hadir. Ini juga berarti bahwa
kemuliaannya bukan hanya disebabkan karena Al-Quran ketika itu
turun, tetapi karena adanya faktor intern pada malam itu
sendiri.
Pendapat di atas dikuatkan juga dengan penggunaan bentuk kata
kerja mudhari' (present tense) oleh ayat 4 surat Al-Qadr yang
mengandung arti kesinambungan, atau terjadinya sesuatu pada
masa kini dan masa datang.
Nah, apakah bila Lailat Al-Qadar hadir, ia akan menemui setiap
orang yang terjaga (tidak tidur) pada malam kehadirannya itu?
Tidak sedikit umat Islam yang menduganya demikian. Namun
dugaan itu menurut hemat penulis keliru, karena hal itu dapat
berarti bahwa yang memperoleh keistimewaan adalah yang terjaga
baik untuk menyambutnya maupun tidak. Di sisi 1ain berarti
bahwa kehadirannya ditandai oleh hal-hal yang bersifat
fisik-material, sedangkan riwayat-riwayat demikian, tidak
dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya.
Seandainya, sekali lagi seandainya, ada tanda-tanda fisik
material, maka itu pun takkan ditemui oleh orang-orang yang
tidak mempersiapkan diri dan menyucikan jiwa guna
menyambutnya. Air dan minyak tidak mungkin akan menyatu dan
bertemu. Kebaikan dan kemuliaan yang dihadirkan oleh Lailat
Al-Qadar tidak mungkin akan diraih kecuali oleh orang-orang
tertentu saja. Tamu agung yang berkunjung ke satu tempat,
tidak akan datang menemui setiap orang di lokasi itu, walaupun
setiap orang di sana mendambakannya. Bukankah ada orang yang
sangat rindu atas kedatangan kekasih, namun ternyata sang
kekasih tidak sudi mampir menemuinya?
Demikian juga dengan Lailat Al-Qadar. Itu sebabnya bulan
Ramadhan menjadi bulan kehadirannya, karena bulan ini adalah
bulan penyucian jiwa, dan itu pula sebabnya sehingga ia diduga
oleh Rasul datang pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.
Karena, ketika itu, diharapkan jiwa manusia yang berpuasa
selama dua puluh hari sebelumnya telah mencapai satu tingkat
kesadaran dan kesucian yang memungkinkan malam mulia itu
berkenan mampir menemuinya, dan itu pula sebabnya Rasul Saw.
menganjurkan sekaligus mempraktekkan i'tikaf (berdiam diri dan
merenung di masjid) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Apabila jiwa telah siap, kesadaran telah mulai bersemi, dan
Lailat Al-Qadar datang menemui seseorang, ketika itu, malam
kehadirannya menjadi saat qadar dalam arti, saat menentukan
bagi perjalanan sejarah hidupnya di masa-masa mendatang. Saat
itu, bagi yang bersangkutan adalah saat titik tolak guna
meraih kemuliaan dan kejayaan hidup di dunia dan di akhirat
kelak. Dan sejak saat itu, malaikat akan turun guna menyertai
dan membimbingnya menuju kebaikan sampai terbitnya fajar
kehidupannya yang baru kelak di hari kemudian. (Perhatikan
kembali makna-makna Al-Qadar yang dikemukakan di atas!).
Syaikh Muhammad 'Abduh, menjelaskan pandangan Imam Al-Ghazali
tentang kehadiran malaikat dalam diri manusia. 'Abduh memberi
ilustrasi berikut:
Setiap orang dapat merasakan bahwa dalam jiwanya ada
dua macam bisikan, baik dan buruk. Manusia sering
merasakan pertarungan antar keduanya, seakan apa yang
terlintas dalam pikirannya ketika itu sedang diajukan
ke satu sidang pengadilan. Yang ini menerima dan yang
itu menolak, atau yang ini berkata lakukan dan yang itu
mencegah, sampai akhirnya sidang memutuskan sesuatu.
Yang membisikkan kebaikan adalah malaikat, sedang yang
membisikkan keburukan adalah setan atau paling tidak, kata
'Abduh, penyebab adanya bisikan tersebut adalah malaikat atau
setan. Turunnya malaikat pada malam Lailatul Al-Qadar menemui
orang yang mempersiapkan diri menyambutnya, menjadikan yang
bersangkutan akan selalu disertai oleh malaikat. Sehingga
jiwanya selalu terdorong untuk melakukan kebaikan-kebaikan,
dan dia sendiri akan selalu merasakan salam (rasa aman dan
damai) yang tak terbatas sampai fajar malam Lailat Al-Qadar,
tapi sampai akhir hayat menuju fajar kehidupan baru di hari
kemudian kelak.
Di atas telah di kemukakan bahwa Nabi Saw. menganjurkan sambil
mengamalkan i'tikaf di masjid dalam rangka perenungan dan
penyucian jiwa. Masjid adalah tempat suci. Segala aktivitas
kebajikan bermula di masjid. Di masjid pula seseorang
diharapkan merenung tentang diri dan masyarakatnya, serta
dapat menghindar dari hiruk pikuk yang menyesakkan jiwa dan
pikiran guna memperoleh tambahan pengetahuan dan pengkayaan
iman. Itu sebabnya ketika melaksanakan i'tikaf, dianjurkan
untuk memperbanyak doa dan bacaan Al-Quran, atau bahkan
bacaan-bacaan lain yang dapat memperkaya iman dan takwa.
Malam Qadar yang ditemui atau yang menemui Nabi pertama kali
adalah ketika beliau menyendiri di Gua Hira, merenung tentang
diri beliau dan masyarakat. Saat jiwa beliau telah mencapai
kesuciannya, turunlah Ar-Ruh (Jibril) membawa ajaran dan
membimbing beliau sehingga terjadilah perubahan total dalam
perjalanan hidup beliau bahkan perjalanan hidup umat manusia.
Karena itu pula beliau mengajarkan kepada umatnya, dalam
rangka menyambut kehadiran Lailat Al-Qadar itu, antara 1ain
adalah melakukan i'tikaf.
Walaupun i'tikaf dapat dilakukan kapan saja, dan dalam waktu
berapa lama saja --bahkan dalam pandangan Imam Syafi'i, walau
sesaat selama dibarengi oleh niat yang suci-- namun Nabi Saw.
selalu melakukannya pada sepuluh hari dan malam terakhir bulan
puasa. Di sanalah beliau bertadarus dan merenung sambil
berdoa.
Salah satu doa yang paling sering beliau baca dan hayati
maknanya adalah:
Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan
di dunia dan kebajikan di akhirat, dan peliharalah kami
dan siksa neraka (QS Al-Baqarah [2]: 201).
Doa ini bukan sekadar berarti permohonan untuk memperoleh
kebajikan dunia dan kebajikan akhirat, tetapi ia lebih-lebih
lagi bertujuan untuk memantapkan langkah dalam berupaya meraih
kebajikan dimaksud, karena doa mengandung arti permohonan yang
disertai usaha. Permohonan itu juga berarti upaya untuk
menjadikan kebajikan dan kebahagiaan yang diperoleh dalam
kehidupan dunia ini, tidak hanya terbatas dampaknya di dunia,
tetapi berlanjut hingga hari kemudian kelak.
Adapun menyangkut tanda alamiah, maka Al-Quran tidak
menyinggungnya. Ada beberapa hadis mengingatkan hal tersebut,
tetapi hadis tersebut tidak diriwayatkan oleh Bukhari, pakar
hadis yang dikenal melakukan penyaringan yang cukup ketat
terhadap hadis Nabi Saw.
Muslim, Abu Daud, dan Al-Tirmidzi antara lain meriwayatkan
melalui sahabat Nabi Ubay bin Ka'ab, sebagai berikut,
Tanda kehadiran Lailat Al-Qadr adalah matahari pada
pagi harinya (terlihat) putih tanpa sinar.
Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan,
Tandanya adalah langit bersih, terang bagaikan bulan
sedang purnama, tenang, tidak dingin dan tidak pula
panas ...
Hadis ini dapat diperselisihkan kesahihannya, dan karena itu
kita dapat berkata bahwa tanda yang paling jelas tentang
kehadiran Lailat Al-Qadar bagi seseorang adalah kedamaian dan
ketenangan. Semoga malam mulia itu berkenan mampir menemui
kita.
Sabtu, 23 Agustus 2008
Mantan Kepala MOSSAD: Ahmedi Nejad, Presiden IRAN Adalah ‘Kado Istimewa’ Bagi ISRAEL!!
Jumat, 22 Agustus 08
Evraem Halevi, mantan kepala badan intelijen ISRAEL “MOSSAD” menyebut presiden IRAN, Mahmod Ahmedi Nejad sebagai ‘kado istimewa’ bagi ISRAEL sebab ia selalu melayani kepentingannya.!
Seperti yang dilansir surat kabar ISRAEL Ha'aretz, Halevi mengatakan, “Nejad adalah ‘kado istimewa’ yang kami dapatkan. Ia tidak berbuat selain melayani kepentingan kami. Setiap ucapannya menjadi bukti bahwa IRAN tidak mungkin hidup berdampingan dengannya. Itu artinya ia menyatukan dunia melawan TEHERAN.”
Ia menambahkan, “MOSSAD tidak mungkin dapat melakukan operasi yang lebih baik demi menghadirkan seorang seperti Ahmedi Nejad sebagai pemimpin IRAN yang berkali-kali menyerukan dilenyapkannya ISRAEL dari peta dunia dan menghimpun dunia untuk memusuhinya.”
Para pengamat mengatakan, sekalipun IRAN ngotot meneruskan program nuklir ‘sipil’nya, hanya saja statement-stement berapi-api dan heroik presiden IRAN itu tidak akan berujung selain berkumpulnya dunia untuk melawan semua kawasan itu. Ini nampak jelas dari unjuk kekuatan tentara Amerika yang terus menumpukkan pasukannya di kawasan teluk itu.” (almkhtsr/AS)
Mengenal Sifilis
Gejala dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut "Peniru Besar" karena sering dikira penyakit lainnya. Data yang dilansir Departemen Kesehatan menunjukkan penderita sifilis mencapai 5.000 – 10.000 kasus per tahun. Sementara di Cina, laporan menunjukkan jumlah kasus yang dilaporkan naik dari 0,2 per 100.000 jiwa pada tahun 1993 menjadi 5,7 kasus per 100.000 jiwa pada tahun 2005. Di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 36.000 kasus sifilis tiap tahunnya, dan angka sebenarnya diperkiran lebih tinggi. Sekitar tiga per lima kasus terjadi kepada lelaki.
Bila tidak terawat, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seks-nya mungkin terkena sifilis dianjurkan untuk segera menemui dokter secepat mungkin.
Ciri-ciri
Kuman penyebabnya disebut Treponema pallidum. Masa tanpa gejala berlangsung 3-4 minggu, kadang-kadang sampai 13 minggu. Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal ini.
Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.
Ciri Pada Wanita dan Pria
Namun demikian bagaimana penyakit sifilis ini sesungguhnya? Mungkin sedikit uraian berikut ini bisa membantu Anda.
Sifilis atau yang disebut dengan 'raja singa' disebabkan oleh sejenis bakteri yang bernama treponema pallidum. Bakteri yang berasal dari famili spirochaetaceae ini, memiliki ukuran yang sangat kecil dan dapat hidup hampir di seluruh bagian tubuh. Spirochaeta penyebab sifilis dapat ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui hubungan genito-genital (kelamin-kelamin) maupun oro-genital (seks oral). Infeksi ini juga dapat ditularkan oleh seorang ibu kepada bayinya selama masa kehamilan. Anda tidak dapat tertular oleh sifilis dari handuk, pegangan pintu atau tempat duduk WC.
Gambaran tentang penyakit sifilis seperti yang dikemukakan tersebut mungkin masih membuat Anda penasaran, karena wanita yang tidak tahu kalau suaminya sering 'jajan' mungkin tidak menyadari kalau dirinya sudah mengidap penyakit sifilis.
Jadi uraian selanjutnya adalah mengenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat stadium berbeda.
Stadium satu. Stadium ini ditandai oleh munculnya luka yang kemerahan dan basah di daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka ini disebut dengan chancre, dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Pembengkakan kelenjar getah bening juga ditemukan selama stadium ini. Setelah beberapa minggu, chancre tersebut akan menghilang. Stadium ini merupakan stadium yang sangat menular.
Stadium dua. Kalau sifilis stadium satu tidak diobati, biasanya para penderita akan mengalami ruam, khususnya di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan adanya luka-luka di bibir, mulut, tenggorokan, vagina dan dubur. Gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal, mungkin juga dialami pada stadium ini. Stadium ini biasanya berlangsung selama satu sampai dua minggu.
Stadium tiga. Kalau sifilis stadium dua masih juga belum diobati, para penderitanya akan mengalami apa yang disebut dengan sifilis laten. Hal ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan menghilang, namun penyakit tersebut sesungguhnya masih bersarang dalam tubuh, dan bakteri penyebabnya pun masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.
Stadium empat. Penyakit ini akhirnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada stadium ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang.
Sedangkan pada lelaki yang telah tertular oleh sifilis memiliki gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh seorang penderita wanita. Perbedaan utamanya ialah bahwa pada tahap pertama, chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur.
Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab sifilis dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari - tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.
Sifilis dapat mempertinggi risiko terinfeksi HIV. Hal ini dikarenakan oleh lebih mudahnya virus HIV masuk ke dalam tubuh seseorang bila terdapat luka. Sifilis yang diderita juga akan sangat membahayakan kesehatan seseorang bila tidak diobati. Baik pada penderita lelaki maupun wanita, spirochaeta dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan rusaknya organ-organ vital yang sebagian besar tidak dapat dipulihkan. Sifilis pada ibu hamil yang tidak diobati, juga dapat menyebabkan terjadinya cacat lahir primer pada bayi yang ia kandung.
Pengobatan
Sifilis dapat dirawat dengan penisilin atau antibiotik lainnya. Menurut statistik, perawatan dengan pil kurang efektif dibanding perawatan lainnya, karena pasien biasanya tidak menyelesaikan pengobatannya. Cara terlama dan masih efektif adalah dengan penyuntikan procaine penisilin di setiap pantat (procaine diikutkan untuk mengurangi rasa sakit); dosis harus diberikan setengah di setiap pantat karena bila dijadikan satu dosis akan menyebabkan rasa sakit. Cara lain adalah memberikan kapsul azithromycin lewat mulut (memiliki durasi yang lama) dan harus diamati. Cara ini mungkin gagal karena ada beberapa jenis sifilis kebal terhadap azithromycin dan sekitar 10% kasus terjadi pada tahun 2004. Perawatan lain kurang efektif karena pasien diharuskan memakan pil beberapa kali per hari.
Perawat kesehatan profesional mengusulkan seks aman dilakukan dengan menggunakan kondom bila melakukan aktivitas seks, tapi tidak dapat menjamin sebagai penjaga yang pasti. Usul terbaik adalah pencegahan aktivitas seksual dengan orang yang memiliki penyakit kelamin menular dan dengan orang berstatus penyakit negatif.
Seks Oral dan Sifilis
Banyak orang salah meyakini. Mereka pikir seks oral aman. Padahal, hubungan seks dengan cara ini sudah terbukti bisa menularkan penyakit sifilis. Begitu laporan yang disiarkan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDCP) dalam Morbidity and Mortality Weekly Report. Ditambahkan, luka di mulut akibat sifilis, pada gilirannya semakin meningkatkan risiko terkena infeksi HIV.
“Mereka yang dalam jangka panjang tidak terikat hubungan monogami dan melakukan hubungan seks oral, sebaiknya tetap menggunakan pelindung, semisal kondom, untuk mengurangi risiko terkena penyakit seksual menular," kata tim peneliti dari Chicago Department of Public Health yang dipimpin oleh Dr. C. Ciesielski.
Dalam pemantauan yang mereka lakukan, tim itu mendapati bahwa sifilis terus menyebar lewat seks oral. Pola penularan yang mereka pantau sangat berubah dalam periode tahun 1998 hingga 2002. Bila di tahun 1990-an sifilis hanya terjadi pada kaum heteroseksual, sejak 2001 jumlah pria yang melakukan hubungan seks dengan sesama pria tercatat hampir 60 persen.
Antara tahun 2000 hingga 2002 tim yang dipimpin Ciesielski juga mewawancarai mereka yang terkena sifilis. Hasilnya, lebih dari 14 persen kasus penularan sifilis terjadi melalui seks oral. Jumlah ini dlaporkan oleh 20 persen gay dan 7 persen pria dan wanita heteroseksual.
Angka itu belum termasuk penularan melalui seks oral yang mungkin terjadi pada saat yang bersangkutan juga melakukan hubungan badan. Bahayanya, orang dengan sifilis di mulut mungkin tidak memperlihatkan gejala. Luka di mulut lazim disalahmengerti sebagai sariawan atau herpes. Padahal, di dalam luka itu tersembunyi kuman penyebab sifilis.
Semua data ini menggarisbawahi perlunya edukasi pada mereka yang aktif secara seksual untuk menghindari sifilis.
Sumber: CBN
Kamis, 21 Agustus 2008
"Bekerja di Malam Hari Lebih Buruk Dari Merokok...."
(Erabaru.or.id) Agen Penelitian Kanker Internasional (IARC) baru-baru ini memutuskan untuk memasukkan poin mengenai bekerja pada malam hari ke dalam daftar pekerjaan beresiko kanker. Dalam dafar tersebut juga termasuk sinar ultraviolet, karbon hitam, mesin pembuangan uap, zat-zat pewarna berbahaya, dan sebagainya. Dengan demikian karyawan memiliki hak untuk mendapat kompensasi bagi resiko pekerjaan tambahan saat mereka diharuskan lembur pada malam hari.
Ilmuwan Jepang dari University of Occupational and Environmental Health mengadakan sebuah eksperimen. Mereka mengamati 14.000 orang selama 10 tahun. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa karyawan yang bekerja dengan jam kerja fleksibel lebih banyak menderita kanker prostat dibanding mereka yang bekerja dengan jam kerja standar.
Pakar Denmark dari Institute of Cancer Epidemiology memeriksa 7.000 wanita berusia 30 hingga 54 tahun. Diketahui bahwa para wanita yang bekerja setidaknya selama enam bulan lamanya pada malam hari memiliki peluang lebih tinggi mengidap tumor payudara.
Richard Stevens, seorang professor dari Connecticut University Health Center merupakan ilmuwan pertama yang mengamati interkoneksi antara bekerja malam hari dan kanker payudara pada tahun 1987.
Ilmuwan menyelidiki alasan merebaknya kanker payudara pada tahun 1930-an, di mana saat itu ba-nyak perusahaan yang mulai menetapkan 24 jam kerja penuh sehari dengan mempekerjakan wanita sebagai buruh siang dan malam.
Mereka yang sering lembur malam hari juga memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Para ilmuwan dari University of Milan memeriksa 22 ahli logam pria yang memiliki jam kerja berbeda setiap minggunya.
Pengamatan harian kerja jantung mereka menunjukkan bahwa rata-rata detak jantung dan aktivitas sistem yang berhubungan dengan hormon tidak mengalami perubahan saat bekerja pada malam hari. Dengan kata lain, orang-orang tersebut sadar dan bekerja walaupun kerja jantung dan pembuluh darah berkurang seperti layaknya saat mereka tidur. Hal ini berarti aktivitas ketegangan dan fisik berada di luar batas kekuatan mereka saat malam hari.
Kepala penelitian Rafaello Furlan percaya bahwa tubuh manusia tidak dapat beradaptasi dengan aktivitas malam hari, yang sesudahnya dapat berakibat pada penyakit jantung. Namun, para ilmuwan belum mengetahui pastinya mekanisme penyakit ini akan muncul pada saatnya.
Ilmuwan menyampaikan beberapa teori yang menjelaskan dampak negatif bekerja malam hari ter-hadap kesehatan manusia.
Pertama dan yang terpenting, seorang manusia merupakan mahkluk yang hidup pada siang hari. Bekerja pada malam hari dan tidur saat siang hari mengganggu bioritme harian dan rentan terkena berbagai penyakit.
Organisme manusia memproduksi melatonin, yaitu hormon tidur, pada malam hari. Hormon ini mengatur ritme biologis sama seperti hormon-hor-mon lainnya. Apabila seseorang tidak tidur pada malam hari, sistem akan mengalami penyimpangan. Gaya hidup malam hari membuat sulit diri sendiri. Penduduk di wilayah utara sering menderita polar tension syndrome (sindrom yang sering dialami penduduk kutub utara), yang diakibatkan musim dingin gelap yang panjang, kurangnya vitamin, kondisi iklim yang buruk dan musim panas yang sangat jarang. Kekurangan sinar matahari merupakan cobaan serius bagi seorang manusia. Akan menyebabkan depresi, seringkali tidak diketahui oleh si penderita.
Konsekuensi negatif bekerja malam hari tidak berakhir di sini. Nausea, gangguan lambung, sakit perut, diare dan hilangnya nafsu makan merupakan berbagai keluhan umum yang sering dialami karya-wan yang bekerja malam.
Tidur yang baik sangat dianjurkan agar fungsi perut bekerja normal. Kerja malam membingungkan jam kerja biologis tubuh, untuk mensinkronisasikan konsumsi makanan dan pencernaan. (val/pravda.ru)
Pada akhirnya, kerja malam sering memisahkan orang-orang dari keluarga dan teman-teman mereka, menciptakan situasi tertekan.
Atasi Bau Mulut Dengan Magnolia
Hasil penelitian dari perusahaan permen karet di Cina, ekstrak kulit kayu pohon bunga berwarna putih dan merah jambu tersebut dapat membasmi 99,9% mikroorganisme di dalam mulut hanya dalam waktu 5 menit.
Dalam penelitian tersebut, tim meminta sembilan sukarelawan yang baru saja selesai makan siang untuk mengunyah permen karet rasa mint yang dikombinasikan dengan ekstrak tumbuhan tersebut. Ternyata, permen karet dengan ekstrak tumbuhan tersebut mampu membunuh lebih dari 61% kuman penyebab bau mulut dalam waktu 30 menit.
Sementara itu, permen karet mint biasa hanya membunuh 3,6% kuman penyebab bau mulut. Ekstrak tumbuhan Magnolia juga berkhasiat membasmi bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.
Dalam pengobatan tradisional Cina, ekstrak kulit pohon bunga Magnolia selama ini digunakan untuk mengobati demam, sakit kepala dan stres.
sumber: mediahidupsehat.com
minum air putih sangat bermanfaat
Kami memberikan deskripsi penggunaan air kepada pembaca kami dibawah ini.
Terapi air ini telah dibuktikan sukses oleh kumpulan pengobatan Jepang
untuk penyakit lama dan serius dan juga penyakit moderen.
Penyakit-penyakit tersebut adalah sebagai berikut:
Sakit kepala, sakit badan, system jantung, arthritis, detak jantung
cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan
urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar,
semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, dan penyakit
telinga, hidung dan kerongkongan.
METODE TERAPI
1. Setelah anda Bangun pagi sebelum mengosok gigi, minum 4 x 160cc gelas air
2. Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun selama 45 menit
3. Setelah 45 menit anda boleh makan dan minum seperti biasa
4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan ataupun minum apapun selama 2 jam
5. Untuk anda yang tua ataupun sakit dan tidak dapat minum 4 gelas air pada saat mulai bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.
6. Metode diatas adalah terapi untuk mengobati penyakit dari orang yang sakit dan orang lain dapat menikmati hidup yang sehat.
Daftar berikut adalah jumlah hari yang dibutuhkan untuk terapi pengobatan/control/ mengurangi penyakit utama:
1. Tekanan darah tinggi (30 hari)
2. Asam lambung (10 hari)
3. Diabetes (30 hari)
4. Susah buang air besar/konstipasi (10 hari)
5. Kanker (180 hari)
6. Tuberculosis (90 hari)
7. Pasien arthritis disarankan untuk mengikuti terapi diatas ini hanya 3 hari pada minggu pertama
dan dari minggu kedua dan seterusnya setiap hari
Metode pengobatan ini tidak mempunyai efek samping, tetapi pada saat
pelaksanaan pengobatan ini anda mungkin akan buang air beberapa kali.
Adalah lebih baik jika kita melanjutkan terapi ini dan
menjadikan prosedur ini sebagai rutinitas kerja dalam kehidupan kita.
Minum air dan tetap sehat dan aktif.
Hal ini masuk akal….
Orang Cina dan Jepang minum the hangat pada saat makan mereka ...
bukan air dingin. Mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan
minum mereka sewaktu makan !!!
Tidak ada yang dirugikan dari hal ini
Untuk yang suka minum air dingin, artikel ini mungkin berguna untuk anda.
Adalah enak untuk minum minuman dingin setelah makan.
Bagaimanapun, air dingin akan memadatkan minyak yang anda konsumsi. Ia akan
memperlambat pencernaan.
Sekali "kotoran" ini bereaksi dengan asam, ia akan dipecah dan diserap oleh intestine lebih cepat
daripada makanan padat. Ia akan berbaris dalam usus besar.
Dengan cepat, ini akan berubah menjadi lemak dan menjadi pemicu kanker.
Adalah sangat bagus untuk minum sup hangat ataupun air hangat setelah makan.
Pesan yang serius untuk serangan jantung:
• Wanita seharusnya tahu jika tidak semua simptom serangan jantung adalah sakit pada lengan kiri.
• Berhati-hatilah terhadap sakit yang sangat pada garis rahang
• Kamu mungkin tidak pernah merasakan sakit pertama pada dada selama serangan jantung
• Pusing dan keringat berlebihan merupakan simptom pada umumnya.
• 60% dari orang mengalami serangan jantung ketika mereka sedang tidur tetapi tidak bangun lagi.
• Sakit pada rahang dapat membangunkan anda dari tidur yang lelap.
Mari berhati-hati dan sadar.
Makin banyak kita tahu, kesempatan bertahan hidup menjadi lebih besar
Seorang ahli jantung berkata jika semua orang yang mendapatkan email ini dan melanjutkan pengiriman
kepada semua orang yang mereka kenal, anda akan bisa pastikan kita akan menyelamatkan
setidaknya satu nyawa.